Senin, 04 Mei 2009

Seri ketiga MotoGp di Sirkuit Jerez, Spanyol kemarin diwarnai persaingan ketat khususnya kelas 250 cc. Balapan mulai seru sejak awal start. Pole position diisi oleh pembalap tuan rumah Alex Debon diikuti Hector Barbera di posisi kedua. Marco simoncelli, sang juara dunia kelas 250 cc tahun lalu berada di posisi ketiga. Sejak start pembalap-pembalap tuan rumah mulai mendominasi posisi terdepan. Empat pembalap yang memimpin di posisi depan mulai menjauh dari posisi kelima. Tiga dari empat pembalap itu menunggangi motor pabrikan aprillia, sedangkan satu pembalap Jepang, Hiroshi Aoyama, yang merupakan andalan pabrikan honda tahun ini, membuntuti di posisi keempat. Konsistensi ditunjukkan oleh rider asal negeri sakura ini dengan terus membuntuti ketiga pembalap tersebut dengan selisih waktu yang semakin kecil. Setelah melewati hector barbera, Aoyama makin melesat dan bersaing dengan Simoncelli dan Bautista, dua pembalap gila kelas 250 cc. Namun sayang Simoncelli agak melorot menjauhi Bautista dan Aoyama di posisi satu dan dua. Tidak memerlukan waktu lama, Aoyama mengambil alih balapan dengan melewati Bautista. Mereka bersaing ketat hingga final lap, dan hasilnya, aoyama menang di tikungan terakhir dan menjuarai seri ketiga kelas 250 cc di sirkuit Jerez, Spanyol. Sedangkan Marco Simoncelli harus puas di podium ketiga.

Ada beberapa hal yang menarik di sini, dalam selebrasinya, Aoyama memegang bendera Jepang dan mengibarkannya keliling sirkuit. Kemenangan ini bisa dibilang "balas dendam" Aoyama setelah seri kedua di Motegi, Bautista yang berkebangsaan Spanyol, menaklukkan sirkuit Motegi dan menempati podium pertama setelah sebelumnya membalap Aoyama. Hal yang menarik lainnya yaitu nomor 74 di pundak kiri Aoyama. Nomor 74 merupakan nomor yang dipakai almarhum pembalap Jepang Daijiro Kato. Daijiro Kato merupakan pembalap yang diprediksi akan menyaingi Valentino Rossi sebelum dia meninggal. Bahkan menurut beberapa artikel yang saya baca, Sete Gibernau sendiri adalah pembalap "nomor dua" di tim telefonica movistar honda waktu itu.
Seri ketiga kemarin memang luar biasa. Semoga MotoGp tahun ini akan diwarnai persaingan ketat antar pembalap.




hiroshi aoyama


0 comments:

Poskan Komentar